Kenapa Angka Hanya 0-9? Mengungkap Misteri Matematika yang Kita Gunakan Sehari-hari

Gaspolchanel.com - Angka adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Dari menghitung uang hingga menandai waktu, kita selalu menggunakan angka 0 hingga 9. Namun, pernahkah kamu bertanya, kenapa kita hanya menggunakan angka 0 sampai 9? Kenapa tidak ada angka lain di luar itu?


---

1. Sistem Desimal: Warisan Peradaban Kuno

Alasan utama kita menggunakan angka 0-9 adalah karena kita menganut sistem bilangan desimal (basis 10). Sistem ini berasal dari peradaban kuno seperti Mesir, Babilonia, dan India, yang kemungkinan besar memilih basis 10 karena manusia memiliki 10 jari tangan, yang membuatnya lebih mudah untuk menghitung.

📌 Mengapa basis 10 populer?

Kita bisa dengan mudah menghitung menggunakan jari.

Basis 10 memberikan keseimbangan antara kompleksitas dan kemudahan penggunaan.

Peradaban kuno yang dominan menggunakan sistem ini, sehingga diwariskan secara global.


Namun, perlu diketahui bahwa sistem bilangan tidak selalu berbasis 10. Ada sistem lain yang digunakan di berbagai peradaban:

Basis 60 (Seksagesimal) – Digunakan oleh bangsa Sumeria dan Babilonia, dan masih bertahan dalam perhitungan waktu (60 detik = 1 menit, 60 menit = 1 jam).

Basis 20 (Vigesimal) – Digunakan oleh suku Maya dan beberapa budaya kuno lainnya.

Basis 2 (Biner) – Digunakan dalam komputer modern.



---

2. Kenapa Tidak Ada Angka Baru Setelah 9?

Sistem desimal terdiri dari sepuluh angka dasar (0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9). Setelah angka 9, kita kembali ke 0 dengan menambahkan digit baru di sebelah kirinya, misalnya 10, 11, 12, dan seterusnya.

📌 Kenapa tidak ada angka lain di luar itu?

Efisiensi dalam penulisan dan perhitungan. Jika kita menambahkan angka baru, sistem hitung menjadi lebih rumit.

Standarisasi global. Sistem desimal sudah digunakan secara luas dan sulit untuk diubah.

Fleksibilitas digit. Daripada menambah angka baru, kita bisa menciptakan angka besar dengan mengombinasikan angka 0-9 dalam berbagai pola (misalnya, 100, 1000, 1.000.000).



---

3. Bagaimana Jika Kita Menggunakan Basis Lain?

Jika manusia tidak memilih basis 10, kita mungkin akan memiliki sistem angka yang berbeda!

🔹 Jika Basis 12 → Mungkin kita punya angka tambahan untuk 10 dan 11, seperti simbol baru (misalnya, "A" dan "B" seperti pada sistem heksadesimal).
🔹 Jika Basis 16 (Heksadesimal) → Kita sudah menggunakan angka 0-9 ditambah huruf A-F untuk mewakili angka 10-15, seperti dalam pemrograman komputer.
🔹 Jika Basis 2 (Biner) → Kita hanya akan menggunakan dua angka: 0 dan 1.

Ternyata, angka yang kita gunakan saat ini bukan satu-satunya kemungkinan. Namun, basis 10 adalah yang paling mudah digunakan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tetap menjadi standar universal.


---

Kesimpulan: 0-9, Angka yang Efisien dan Universal

Jadi, alasan kenapa angka hanya 0-9 dan tidak ada angka lain di luar itu adalah karena sistem desimal berbasis 10 yang berasal dari kebiasaan manusia menggunakan jari untuk menghitung. Walaupun ada sistem bilangan lain, basis 10 tetap menjadi pilihan paling praktis dan mudah digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Tanpa angka 0-9, dunia mungkin akan jauh lebih rumit! ***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama